Indonesia - Oman 0-0

Pertandingan sepakbola Pra Piala Asia 2011 antara Indonesia vs Oman berakhir seri. Ditekan sepanjang 90 menit, kredit pantas diberikan kepada pemain timnas Indonesia. Melihat permainan timnas yang memakai pola 4-3-2-1 memang cenderung bertahan sepanjang laga. Acungan jempol buat kiper Marcus Horizon. Luar biasa Marcus, setidaknya 2 peluang emas Oman di mentahkan kiper timnas asal Medan.
Buat bang Bendol untuk sekedar masukan, saya rasa pola permainan sudah bagus setidaknya kita punya 2 peluang emas melalui Boas dan Bambang.
Namun saya lihat ada bagusnya bila posisi 2 pemain yangg ada di belakang striker tunggal di isi oleh gelandang serang semodel Firman Utina dan Arif Sunyono. Budi dan Boas yang menempati posisi tersebut aslinya adalah striker. Sewaktu Boas dapat peluang emas andai dia lebih jeli ada Bambang di sebelah kanannya dalam posisi lebih ideal untuk melakukan tembakan. Ceritanya bisa lain seandainya bukan Boas tapi Firman atau Arif yang membawa bola karena naluri gelandang adalah sebagai pengumpan striker pasti bola akan di oper ke Bambang.
Jadi usul saya 3 gelandang pada skema 4-3-2-1 diisi gelandang yang pekerja keras. Hariono, Ponaryo Astaman dan Syamsul PSM. Waktu lawan Oman, Hariono saya acungi jempol, terlihat ngotot dan tak takut benturan. Bang Benny, untuk posisi 2 pemain di belakang Striker saya usulkan diisi oleh Firman Utina dan Arif Suyono Arema. Striker ?
pilihan utama saya Boas. Muda, cepat dan punya daya kejut dengan dribel bolanya.
Waktu melawan Oman karena Firman sering turun terlalu kedalam, akibatnya waktu dia dapat bola, jarak ke pemain depan terlalu jauh. Jadi lebih baik Firman di posisikan sebagai gelandang serang entah berpasangan dengan Budi, Elie atau Arif.
Bravo Timnas Indonesia.
Maju terus sepakbola nasional.

Menu yang lain...



Posting Komentar

Silakan tinggalkan komentar...

  © Blogger templates 'Neuronic' by Ourblogtemplates.com 2008 | Modified by warung 18

Back to TOP